Tam luncurkan Etios JX dengan torsi melimpah

 

186707

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Toyota Astra Motor (TAM) mengumumkan produk citycar Etios Valco berhasil memimpin pasar dengan market share di atas 24% sejak diluncurkan Maret 2013 lalu. Sebagai apresiasi kepada pelanggan TAM meluncurkan varian baru Etios JX.

Toyota Etios Valco sebelumnya hadir dalam tiga pilihan varian (J, E, dan G). Etios Valco kini hadir lebih lengkap dengan varian terbarunya, Etios Valco JX yang akan mengisi ruang antara tipe J dan E.

Presiden Direktur TAM Johnny Darmawan menyebutkan, “Segmen city car memiliki karakteristik unik dengan kebutuhan yang beragam. Peluncuran varian baru ini dilakukan sebagai salah satu upaya Toyota memenuhi kebutuhan-kebutuhan pasar yang beragam. Etios Valco JX diharapkan mampu menjadi pilihan bagi profil masyarakat yang berada di antara tipe J dan E.”

Kendaraan kompak Toyota ini tetap hadir dengan nilai-nilai utamanya seperti ruang kabin yang lega, ground clearance yang tinggi, fitur-fitur lengkap bagi masyarakat Indonesia, serta dukungan Toyota Global Standar Quality dan jaringan yang luas.

Etios Valco JX hadir dengan semua kelengkapan tipe J dan beberapa fitur hasil pengembangan dari tipe J. Electronic Power Steering (EPS),Power Window dilengkapi Auto Down, Power Door Lock, Tilt Steering Column, Tachometer Indicator, dan 2 Speakers with Audio Pre-wire.

Paket safety standar Toyota seperti dual SRS airbag tetap melengkapi varian terbaru Etios Valco ini.

Selain beberapa fitur penunjang kenyamanan berkendara, Toyota juga mengembangkan Final Gear Ratio untuk meningkatkan performa torsi. Pengembangan ini didasari kebutuhan pelanggan dan kondisi jalanan yang kerap menggunakan putaran mesin rendah saat menjelajah lingkungan kota.

Final Gear Ratio yang baru pada angka 4.294 menjanjikan torsi yang lebih melimpah pada putaran bawah sehingga mampu meningkatkan performa berkendara, setelah sebelumnya berada pada rasio lebih kecil yakni 3.944.

Hingga Agustus 2013, Etios Valco telah terjual sebanyak 9.375 unit di seluruh nusantara, dan memimpin pasar dengan pangsa 24,2%. Segmen low hatchback sendiri tumbuh sangat pesat dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 127% dalam 3 tahun terakhir.

Johnny berharap pelanggan Toyota terus memberikan masukan-masukan membangun sebagai bahan acuan TAM dalam melakukan pengembangan secara berkesinambungan. (RO)

sumber : http://www.metrotvnews.com/otomotif/read/2013/10/07/981/186707/TAM-Luncurkan-Etios-JX-dengan-Torsi-Melimpah

Bintang Terbesar Ditemukan

 

Metrotvnews.com, Jakarta: Bintang terbesar yang pernah ditemukan para peneliti. Ini diharapkan dapat memberikan para ilmuwan pemahaman yang lebih baik tentang besarnya bintang itu, planet berbatu, bahkan kehidupan.

Bintang itu dinamakan W26. Ukurannya 1.500 kali lebih besar dari Matahari. Ini menjadikannya sebagai bintang yang terbesar di alam semesta yang pernah diketahui. Superbintang merah ini tengah mendekati akhir hidupnya dan akan meledak sebagai supernova.

“Bintang dengan massa puluhan kali lebih besar daripada matahari hidup sangat pendek dan dramatis dibandingkan dengan bintang yang kurang besar,” kata para pejabat Royal Astronomical Society (RAS) di Inggris. Beberapa bintang paling massif memiliki daya tahan kurang dari beberapa juta tahun sebelum mereka menguras bahan bakar nuklir mereka dan meledak sebagai supernova.

Menurut Space.com, astronom menggunakan Very Large Telescope Survey Telescope (VST) milik European Southern Observatory di Cile untuk mempelajari gugus bintang terbesar di galaksi Bima Sakti, termasuk W26.

sumber : http://www.metrotvnews.com/tekno/read/2013/10/17/13/188902/Bintang-Terbesar-Ditemukan

Strategi Pemasaran

Pemasaran Magic Disc sangat erat hubungannya dengan dunia pendidikan dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari usaha penjualan melalui guru bidang study di sekolah-sekolah di daerah terdekat dengan tempat tinggal para distributor. Dengan menggunakan strategi pemasaran yang tepat, akan banyak menarik minat guru atau siswa di sekolah-sekolah yang kita bidik sebagai pangsa pasar dari produk magic disc yang kita tawarkan. Kalaupun Magic Disc yang kita tawarkan ternyata hanya dilirik tanpa satupun terjual, mungkin karena penerapan strategi pemasaran yang keliru atau kurang tepat, bisa juga karena kita menawarkan Magic Disc kepada guru atau siswa yang kurang tepat. Atau mungkin guru/siswa masih ragu dengan kehadiran produk baru dilingkungan sekolah mereka, sehingga mereka pada saat pertama hanya tertarik untuk melihat-lihat sekaligus untuk membandingkan produk sejenis dari produsen lain.

Barang atau jasa yang baru masuk kedalam pasar, tentu akan menempati kelas menengah kebawah jika dibandingkan dengan produk sejenis yang telah menguasai pasar lebih dulu. Jika kita menginginkan Magic Disc yang kita tawarkan menempati kelas atas dan banyak diminati oleh guru atau siswa, maka beberapa usaha yang terkait dengan strategi pemasaran harus kita terapkan untuk mendapatkan apa yang kita inginkan tersebut. Karena dengan banyaknya Magic Disc yang laku, maka dengan otomatis jumlah keuntungan yang kita dapatkan juga akan berlipat ganda.

Di sebuah sekolah ekonomi, pasti banyak sekali dibahas tentang strategi pemasaran yang ditinjau dari banyak aspek dan mungkin justru akan membingungkan bagi seorang distributor (agen) yang hanya memahami dunia pemasaran atau penjualan secara otodidak tanpa pernah bersentuhan dengan buku-buku atau pembahasan-pembahasan secara lisan yang berhubungan dengan strategi pemasaran. Tetapi jangan salah sangka terlebih dahulu, para distributor yang merintis usaha dan menjadi besar secara otodidak tersebut, belum tentu kalah jika dibandingkan dengan lulusan sekolah ekonomi yang lulus nilai cumlaude sekalipun.

Para distributor otodidak ini, biasanya memang lahir dari sebuah usaha tingkat kecil dimana mereka diharuskan untuk membesarkan usahanya sehingga dapat mempertahankan hidup. Cara untuk dapat mempertahankan hidup, tentu saja salah satunya adalah terpenuhinya kebutuhan hidup. Dengan sebuah kondisi yang setengah terpaksa atau dipaksa, biasanya sering muncul ide-ide baru yang segar untuk menerobos pasar dan tak jarang pada akhirnya menjadi sebuah panutan atau teladan bagi para distributor lain, baik yang otodidak maupun yang telah banyak belajar strategi pemasaran dari bangku sekolah ekonomi yang mereka tempuh.

Pepatah lama mengatakan bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Dan sampai saat ini, belum pernah mendengar sebuah pepatah yang mengatakan jika sekolah adalah guru terbaik. Di bangku sekolah, terlalu banyak teori-teori yang tidak praktis jika diterapkan pada kehidupan yang pada kenyataannya mempunyai masalah-masalah yang lebih komplek daripada teori-teori yang diajarkan.

Para distributor (agen) baik yang terlahir secara otodidak ataupun terlahir dari bangku sekolah ekonomi favorit, pada akhirnya harus bersaing untuk menemukan sebuah strategi pemasaran yang bagus dan tepat untuk mengatasi persaingan yang terjadi didalam pasar. Apabila memang tidak atau belum mampu untuk menemukan strategi pemasaran yang baru, maka mereka diharuskan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang sudah ada sehingga berbeda dengan strategi pemasaran yang digunakan oleh para pesaingnya. Perbedaa dimaksud tentunya bukan berbeda yang sifatnya aneh, nyleneh atau menyimpang, tetapi mengembangkan menjadi lebih baik dan pada akhirnya akan mengundang konsumen (guru/siswa) untuk melirik produk Magic Disc yang kita tawarkan dari pada produk lain yang ditawarkan pesaing di sekolah-sekolah.

Strategi pemasaran yang biasa diambil para distributor Magic Disc antara lain adalah :

1.      Mencari sebuah sekolah atau lembaga pendidikan yang memiliki jumlah siswa yang banyak atau tempat strategis yang menjual ATK, photo copy, toko buku otlet dll yang sering disinggahi guru/siswa yang dibidik untuk membeli Magic Disc yang ditawarkan.

2.      Menampilkan/memperlihatkan Magic Disc yang bisa mengundang atau memancing guru/siswa untuk datang dan melihat-lihat jenis produk yang ditawarkan.

3.      Memberikan suasana yang nyaman kepada guru/siswa dan pengunjung lainnya.

4.      Memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada calon pembeli.

5.      Memberikan garansi terhadap Magic Disc yang kita jual.

6.      Menetapkan harga standar yang sama antara satu sekolah dengan sekolah lainnya yang berdekatan.

7.      Memberikan diskon atau potongan harga jika ada yang beli dalam jumlah banyak.

8.      Memberikan diskon khusus kepada pembeli Magic Disc yang sedang berulang tahun.

9.      Menyediakan fasilitas pembayaran yang lengkap.

10.   Menyediakan fasilitas pengantaran barang yang dibeli secara gratis.

Mungkin itu adalah bagian-bagian yang sangat penting dan harus dilalui dalam menerapkan strategi pemasaran untuk menjaring konsumen sebanyak-banyaknya dan tentunya belum semua dari keseluruhan strategi pemasaran yang ada. Selain sepuluh hal diatas, yang tak kalah pentingnya adalah pemasangan iklan melalui media local (Koran, tabloid, radio, brosur atau spanduk dll) serta pemberian harga yang akan membentuk opini murah.

Penulis bukanlah seorang pengusaha otodidak juga bukan lulusan sebuah sekolah ekonomi, jadi kalau dalam tulisan ini terdapat kesalahan atau kekurangan, silahkan para ahli-ahli ekonomi untuk mengkoreksinya.

 

 

sumber: http://media-grafika.com/strategi-pemasaran